Memulai Shalat
Bacaan 5 menit
Kerangka
Topik ini mencakup:
✅ Pentingnya Shalat
✅ Panduan Langkah-Langkah Shalat
Pengenalan
Ajaran Islam berdasar Rukun Islam : Syahadat, Shalat, Puasa, Zakat, dan perjalanan Haji. Shalat adalah bagian utama Islam dan merupakan cara bagaimana kita menyembah Allah. Shalat adalah waktu untuk merenungkan makna hidup, tujuan kita di bumi, dan hubungan kita dengan Tuhan. Selama waktu ini, kita melaksanakan Shalat lima waktu setiap hari untuk mengingat Allah dan hubungan kita dengan-Nya. Dengan Shalat lima waktu, kita memperkuat hubungan kita dengan Allah. Ini juga membantu kita menjalani hidup yang lebih sehat dengan menyediakan struktur dan keseimbangan dalam rutinitas kita.
تۡلُ مَاۤ اُوۡحِیَ اِلَیۡکَ مِنَ الۡکِتٰبِ وَ اَقِمِ الصَّلٰوۃَ ؕ اِنَّ الصَّلٰوۃَ تَنۡہٰی عَنِ الۡفَحۡشَآءِ وَ الۡمُنۡکَرِ ؕ وَ لَذِکۡرُ اللّٰہِ اَکۡبَرُ ؕ وَ اللّٰہُ یَعۡلَمُ مَا تَصۡنَعُوۡنَ
Amalkanlah, Muhammad, apa yang diturunkan kepadamu dan dirikanlah Shalat. Sesungguhnya Shalat itu mengharamkan kemaksiatan dan keburukan, dan mengingat Allah itu lebih besar. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.
(Qur'an - Chapter 29, Verse 45)
Mualaf dan Muslim yang baru mendapatkan hidayah sering mencari cara yang benar untuk berdoa. Mereka ingin menemukan bimbingan dalam iman baru mereka untuk menghormati Allah. Namun, mungkin sulit untuk menemukan informasi yang benar ketika Anda baru memulai. Panduan ini akan mengajarkan Anda semua yang perla Anda ketahui tentang ibadah Islam bagaimana memulainya, apa yang harus dikatakan dalam doa, dan banyak lagi. Ini adalah bagian penting dari kehidupan spiritual Anda yang harus Anda nikmati! Jadi, luangkan waktu satu atau dua menit dalam artikel ini untuk mempelajari semua tentang ibadah Islam!
Apa Arti Ibadah Dalam Islam?
Anda harus Shalat lima kali sehari; saat matahati terbit, siang, sore, matahari terbenam, dan sebelum Anda tidur. Shalat sendiri bukan hanya tentang Shalat lima waktu melainkan juga tentang seluruh perjalanan spiritual seorang Muslim. Shalat adalah tentang memperkuat hubungan seseorang dengan Allah dengan mengekspresikan diri kepada-Nya. Ini adalah tindakan yang menyerahkan diri kepada kuasa Allah.
Shalat juga merupakan cara mencapai kedamaian dengan mengingat Allah. Ketika Anda Shalat, Anda dapat fokus pada Allah dan beban duniawi di sekitar Anda terasa lenyap.
Hadist Tentang Shalat:
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ حَمْزَةَ ، قَالَ : حَدَّثَنِي ابْنُ أَبِي حَازِمٍ ، وَالدَّرَاوَرْدِيُّ ، عَنْ يَزِيدَ ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، يَقُولُ : أَرَأَيْتُمْ لَوْ أَنَّ نَهَرًا بِبَابِ أَحَدِكُمْ يَغْتَسِلُ فِيهِ كُلَّ يَوْمٍ خَمْسًا مَا تَقُولُ ذَلِكَ يُبْقِي مِنْ دَرَنِهِ ، قَالُوا : لَا يُبْقِي مِنْ دَرَنِهِ شَيْئًا ، قَالَ : فَذَلِكَ مِثْلُ الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ ، يَمْحُو اللَّهُ بِهِ الْخَطَايَا
Dikisahkan Abu Huraira:
“Saya mendengar Rasulullah berkata, 'jika ada sungai di depan pintu salah satu dari Anda dan Anda mandi di dalamnya lima kali sehari, apakah Anda akan melihat ada kotoran pada diri Anda?' Mereka berkata, tidak ada jejak kotoran yang akan tertinggal. Nabi menambahkan: 'itulah perumpamaan Shalat lima waktu yang dengannya Allah menghapus perbuatan jahat."
(Sahih Bukhari#528)
Panduan Shalat
Melakukan Shalat membutuhkan persiapan mental, fisik, dan spiritual. Wudhu merupakan bagian penting dari persiapan ini. Sebelum melaksanakan Shalat, setiap muslim harus menjalani proses penyucian ini.. Rasulullah (SAW) pernah bersabda:
لا تقبل الصلاة بدون وضوء.
“Tidak ada Shalat yang diterima tanpa wudhu.”
(Sahih Muslim, Jilid 2, Hadits 2)
Berikut adalah cara untuk mengambil Wudhu:
- Niatkan untuk mengambil Wudhu
- Baca "Bismillah"
- Cuci tanganmu tiga kali
- Kumur-kumur tiga kali
- Basah lubang hidung tiga kali
- Raup muka tiga kali
- Basuh lengan tiga kali
- Usap kelapa sekali
- Bersihkan telinga sekali
- Cuci kaki tiga kali
- Baca syahadat dan baca doa berwudhu
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ
Ash-hadu 'an laa 'ilaaha 'illallaahu wahdahu laa shareeka lahu wa 'ash-hadu 'anna Muhammadan 'abduhu wa Rasoo
Saya bersaksi, tiada Tuhan selain Allah dan saya bersaksi Muhammad itu utusan Allah.
(Muslim 1/209)
Lanjutkan dengan:
اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِين
Allaahummaj'alnee minat-tawwaabeena waj'alnee minal-mutatahhireen
Ya Allah, jadikanlah Aku termasuk orang-orang yang bertaubat kepada-Mu, dan jadikanlah Aku termasuk orang-orang yang suci.
(At-Tirmidhi 1/78)
Setelah Wudhu ikuti langkah-langkah penting ini untuk melakukan Shalat Anda sesuai dengan Sunnah: Niatlah untuk melaksanakan Shalat. Rasulullah (SAW) mengatakan:
“Semua tindakan berdasar dari niat dan manusia akan mendapat pahala dari niat baiknya.”
(Al Bukhari, 1)
Ketika Nabi SAW berdiri untuk sholat, dia akan menghadap Ka'bah, baik dalam Shalat Fardhu maupun Sunnah. Beliau memerintahkan:
"Jika kamu berdiri untuk Shalat, lakukan Wudhu dengan sempurna, kemudian menghadap Kiblat dan ucapkan Takbir."
(Al Bukhari, 6251; dan Muslim, 886)
Lihat ke area Sujud dan bacalah Takbiratul Ihram.
Setelah mengucapkan “Allahu Akbar” Turunkan tangan Anda dan letakkan di atas angkatan perut Anda. Pastikan tangan kanan Anda berada di atas tangan kiri Anda.
Baca Doa Iftitah:
اللهُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا
وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيْرًا
وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا
وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ
حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ
إِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ اُمِرْتُ وَأنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
Allaahu Akbar Kabiraa
Walhamdulillāhi Kathīrā
Wa Subhānallāhi Bukratan Wa aṣīlā
Wajjahtu Wajhi lil-lazi Fataras-Samawāti wal-Ardh
Hanīfan-Musliman Wamā ana minal-musyrikīn
Inna ṣalātī, wanusukī wamahyayā, wamamātī Lillāhi rabbil-‘ālamīn
Lā Syarīka lahu Wa Bidzālika Umirtu Wa Anā Minal Muslimīn
Baca Ta'awud:
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
"A'uzubilllahi Minash-shaytanir-Rajim”
Aku berlindung kepada Allah dari godaan Setan yang terkutuk
Baca Basmalah.
( بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم)
Bi-smi llāhi r-raḥmāni r-raḥīmi
Dengan menyebut nama Allah, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
8. Baca Al-Fatihah
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ (١) الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ (٢) الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ (٣) مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ (٤) إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ (٥) اهدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ (٦) صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ(٧)
- Bismillahi Rahmani Rahim
- Alhamdu lillaahi Rabbil 'aalameen
- Ar-Rahmaanir-Raheem
- Maaliki Yawmid-Deen
- lyyaaka na'budu wa lyyaaka nasta'een
- Indinas-Siraatal-Mustaqeem
- Siraatal-lazeena an’amta ‘alaihim ghayril maghdoobi ‘alaihimwa ladaalleen
- Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
- Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam
- Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
- Yang menguasai di Hari Pembalasan
- Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan
- Tunjukilah kami jalan yang lurus
- (Yaitu) jalan orang - orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat
9. Anda dapat membaca surat Al-Qur'an lainnya setelah Anda membaca Al-Fatihah. Namun, Anda tetap harus membaca Surah Fatihah di setiap Raka'at Shalat.
10. Katakan “Allahu Akbar” dan menunduk. Ini disebut Rukuk. Bacalah tiga kali:
سُبْحَانَ رَبِّي الْعَظِيمِ
Subhana Rabbiyal Adhim
11. Lakukan I’tidal dengan berdiri kembali dan katakan:
12. Lalu katakan “Allahu Akbar” dan meringkuk di tanah seperti dalam ilustrasi. Ini disebut Sujud. Dalam Sujud, bacalah tiga kali:
13. Katakan “Allahu Akbar” dan duduklah seperti dalam ilustrasi. Bacalah:
Robbiighfir li warhamni wajburni warfa‘ni warzugni wahdini wa‘aafini wafuani.
Wahai Tuhanku, ampunilah aku, rahmatilah aku, dan angkatlah darjatku. Berilah aku rezeki, dan berilah petunjuk kepadaku, berikanlah kesihatan kepadaku, dan ampunilah aku.
Lakukan sujud lagi. Dibaca tiga kali:
Maha Suci Tuhanku yang Maha Tinggi
Katakan "Allahu Akbar". Sekarang Anda telah menyelesaikan semua langkah Rakat pertama. Rakat pertama dari setiap doa dilakukan dengan langkah-langkah tadi dan ulangi untuk rakaat selanjutnya. Anda akan memulai tahyat ketika Anda mencapai akhir raka’at kedua.
Ulangi lagi sesuai urutannya untuk raka’at kedua:
Baca Al-Fatihah
Baca Surat Pendek
Rukuk
I’tidal
Sujud
Duduk di antara dua Sujud
Sujud lagi
Lakukan Tahyat. Lakukan tahyat pada rakaat kedua dan terakhir:
Segala puji, doa, dan kata - kata murni hanya untuk Allah SWT, wahai Nabi, dan rahmat Allah dan berkah-Nya Salam atas kita, dan atas hamba - hamba Allah yang saleh aku bersaksi bahwa tidak ada yang berhak disembah kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah Utusan Allah, kirimkan doa atas Muhammad
Bagian berikut ditambahkan dalam bacaan tahyat rakaat terakhir:
Segala puji, doa, dan kata - kata murni hanya untuk Allah SWT, wahai Nabi, dan rahmat Allah dan berkah-Nya Salam atas kita, dan atas hamba - hamba Allah yang saleh aku bersaksi bahwa tidak ada yang berhak disembah kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah Utusan Allah, kirimkan doa atas Muhammad
Dan atas keluarga (atau pengikut) Muhammad sama seperti Anda mengirim doa atas Ibrahim dan keluarga (atau pengikut) Ibrahim Ya Allah, memberkati Muhammad dan keluarga (atau pengikut) Muhammad sebagaimana Engkau memberkati Ibrahim dan keluarga (atau pengikut) Ibrahim. Sesungguhnya, Engkau Maha Segala Puji dan Mulia
Doa setelah tahyat akhir sebelum selesai Shalat:
Allahumma inni ‘a'udhu bika min ‘adhab al-qabri, wa 'adhabi Jahannam, wa min fitnat il-mahya wa’l-mamat wa min sharri fitnat il-masih id-dajjal.
“Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari siksa kubur, panasnya api Neraka, Dari cobaan dan kesengsaraan hidup dan mati dan dari gangguan Dajjal.”
(Sahih Muslim, 588)
Setelah membaca bagian di Tahyat kedua, baca Taslim: Lihat ke kanan dan bacalah:
Lalu lihat ke kiri dan bacalah:
Peace be upon you and God's mercy and blessings
Shalat merupakan hal terpenting yang perlu dijelaskan secara langsung kepada setiap Muslim, baik secara lisan maupun praktik. Mungkin sulit untuk menemukan informasi yang tepat ketika Anda baru memulai. Terlalu banyak informasi di luar sana dan itu bisa menjadi kebingungan bagi Muslim baru.
Alih-alih belajar dari YouTube dan media lain, luangkan waktu untuk berbicara dengan Imam setempat di lingkungan Anda. Anda akan menemukan beberapa perbedaan di dalam 4 mazhab. Insya Allah semuanya benar dan baiknya Anda mengikuti mazhab yang umum digunakan di negara Anda.
Alhamdulillah, kini Anda hadir dan menjadi bagian dari keluarga kami. Semoga Allah memberkahi hidupmu dengan penuh berkah dan ilmu yang bermanfaat untuk akhirat. Semoga Sholatmu diterima oleh Allah (SWT).
Gunakan manfaat Shalat dan mulailah mendapatkan lebih banyak dari agama dan kehidupan spiritual Anda hari ini! Barakallah.
Comments
Post a Comment